CONTOH RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan
Pendidikan : SMA NEGERI 1
PANGKALAN KURAS
Kelas : XI
Semester
: I (satu)
Mata
Pelajaran : PPKn
Jumlah
Pertemuan : (1) x
pertemuan
Alokasi
Waktu : 1x45 menit
Standart Kompetensi : 2. Menganalisis Budaya Demokrasi
Menuju Masyarakat
Madani
Kompetensi
Dasar : 2.2 Mengidentifikasi Ciri-Ciri Masyarakat Madani
Indikator :
a.
Pengertian
masyarakat madani (civil society)
b.
Ciri-ciri
masyarakat madani
c.
Proses menuju masyarakat madani ala Indonesia
I.
Tujuan
Pembelajaran
Melalui kegiatan pembelajaran ini
diharapkan :
a.
Siswa dapat mendeskripsikan pengertian masyarakat
madani
b.
Siswa dapat mengidentifikasikan ciri- ciri
masyarakat madani
c.
Siswa dapat menjelaskan proses menuju masyarakat madani ala Indonesia
II.
Materi
Ajar (Lampiran)
1.
Masyarakat
Madani
a.
Pengertian
Masyarakat Madani (civil society)
Secara
etimologi civil society berasal dari bahasa Latin civilis societos, yang berarti
komunitas politik, yaitu suatu masyarakat yang didasarkan pada hukum dan hidup
beradab.
Menurut pendapat para ahli :
1)
John
Locke dan J.J. Rouseau, mengartikan civil society sebagai masyarakat politik
(political society).
2)
Mohammad
A.S. Hikam (1996:3) mendifinisikan civil society sebagai wilayah kehidupan
sosial yang teroraganisasi dan bercirikan, antara lain: kesukarelaan
(voluntary), keswasembadaan (self-generating) dan keswadayaan
(self-supporting), kemandirian tinggi berhadapan dengan negara, dan keterikatan
dengan norma-norma atau nilai-nilai hukum yang diikuti oleh warganya.
3)
Lary
Diamond (2003) menyatakan bahwa civil society melingkupi kehidupan sosial
terorganisasi yang terbuka, sukarela, lahir secara mandiri, setidaknya
berswadaya parsial, otonom dari negara, dan terikat pada tatanan legal atau
seperangkat nilai bersama.
Sekarang ini istilah civil society digunakan
untuk membedakan suatu komunitas di luar negara atau di luar lembaga politik.
Yaitu keanekaragaman dari organisasi sukarelawan yang secara bersama-sama cukup
kuat untuk mencegah tindak kekerasan. Di Indonesia civil society diartikan
sebagai masyarakat madani, padanan kata lain sering digunakan masyarakat warga
atau masyarakat kewargaan, masyarakat sipil, masyarakat beradab atau masyarakat
berbudaya.
2.
Ciri-ciri Masyarakat Madani
Ciri-ciri Masyarakat Madani antara lain:
1.
Adanya ruang publik yang bebas (free
public sphere)
Yang
dimaksud dengan ruang publik yang bebas (free
public sphere) adalah adanya ruang publik yang bebas sebagai sarana dalam
mengemukakan pendapat.
2.
Adanya demokrasi
Maksudnya adalah bahwa masyarakat dapat berlaku santun
dalam pola hubungan interaksi dengan masyarakat sekitarnya dengan tidak
mempertimbangkan suku, ras dan agama.
3.
Adanya toleransi
Maksudnya adalah sikap saling menghargai dan menghormati
aktivitas yang dilakukan oleh orang lain.
4.
Adanya kemajemukan
(pluralisme) dalam masyarakat.
5.
Maksudnya adalah sikap pertalian sejati
kebhinekaan dalam ikatan-ikatan keadaban.
6.
Adanya keadilan sosial
(social justice)
Maksudnya adalah konsep yang diorientasikan untuk
menyebutkan keseimbangan dan pembagian yang proporsional terhadap hak dan
kewajiban setiap warga negara yang mencakup seluruh aspek kehidupan.
Menurut Prof. Dr. A.S. Hikam ciri pokok
masyarakat madani di Indonesia terdiri atas:
a)
Kesukarelaan,
artinya suatu masyarakat madani bukanlah masyarakat pakasaan atau karena
indoktrinasi. Keanggotaan masyarakat madani dari pribadi yang bebas, yang
secara sukarela membentuk suatu kehidupan bersama dan oleh sebab itu mempunyai
komitmen bersama untuk mewujudkan cita-citanya. Dengan sendirinya, tanggung
jawab pribadi sangat kuat karena diikat oleh keinginan bersatu untuk mewujudkan
keinginan tersebut.
b)
Keswasembadaan,
artinya tidak tergantung pada negara, lembaga-lembaga organisasi lain. Setiap
anggota mempunyai harga diri yang tinggi, yang percaya pada kemampuan untuk
berdiri sendiri bahkan untuk membantu sesama yang kurang.
c)
Kemandirian
yang tinggi terhadap negara, berkaitan dengan ciri keswasembadaan, para anggota
masyarakat madani adalah manusia-manusia yang percaya pada diri sendiri,
sehingga tidak tergantung pada perintah orang lain termasuk negara.
d)
Keterkaitan
pada nilai-nilai hukum yang disepakati bersama, hal ini berarti suatu
masyarakat madani adalah suatu masyarakat yang berdasarkan hukum dan bukan negara
kekuasaan.
3.
Proses Menuju Masyarakat Madani
Masyarakat madani (civil society), merupakan wujud masyarakat yang
memiliki keteraturan hidup dalam suasana perikehidupan yang mandiri, berkeadilan sosial, dan sejahtera.
Masyarakat madani mencerminkan tingkat kemampuan dan kemajuan masyarakat
yang tinggi untuk bersikap kritis dan partisipatif dalam menghadapi berbagai
persoalan hidup.
Sistem politik suatu negara senantiasa akan berhubungan dengan ruang
publik, yaitu kehidupan yang berkaitan dengan orang kebanyakan/rakyat. Dalam
kehidupan inilah diatur proses serta mekanisme agar seluruh aspek kehidupan
menjadi teratur. Diluar negara terdapat sekelompok masyarakat yang disebut
civil society yang biasanya terbentuk dari kelompok-kelompok kecil di luar lembaga
negara dan lembaga lain yang berorientasi kekuasaan.
Masing-masing masyarakat di indonesia dengan keberagaman etnik, bahasa,
dan adat istiadat telah memiliki mekanisme dan pengaturan sosial yang
berbeda-beda. Namun demikian seluruh aktivitas tersebut dilakukan secara
mandiri dan mendorong partisipasi dalam kebersamaan. Bentuk-bentuk masyarakat
partisipasi yang demikian inilah yang harus kita kembangkan agar kehidupan
demokratis dapat ditopang oleh masyarakat madani.
III.
Metode
Pembelajaran
1. Ceramah
2. Penugasan
secara kelompok (studi ke Perpustakaan Sekolah)
3. Tanya
jawab
4. Tugas
individu
IV. Kegiatan
Pembelajaran
|
No.
|
Tahap Kegiatan
|
Aktivitas Guru dan Siswa
|
|
1.
|
Pendahuluan
(5 menit)
|
§ Pengkondisian
kelas (menyiapkan siswa secara fisik dan psikis untuk mengikuti proses
pembelajaran).
§ Mengucapkan
salam dan basmalah.
§ Menjelaskan
tema/judul yang akan dipelajari dan yang akan menjadi tugas.
|
|
2.
|
Inti
(35 menit)
Guru
hanya memberikan ceramah tentang pengertian masyarakat madani, ciri-ciri
masyarakat madani, dan proses menuju masyarakat madani.
|
a. Eksplorasi
-
Siswa dibagi berkelompok (jika jumlah
siswa satu kelas adalah 30 siswa, @kelompok berjumlah 6 siswa, jadi ada 5
kelompok kecil).
-
Setiap kelompok diberikan tugas dan
diberikan soal, antara lain :
1.
Carilah pengertian masyarakat
madani dari beberapa ahli!
2.
Sebutkan ciri-ciri masyarakat
madani!
3.
Jelaskan proses menuju masyarakat
madani!
b. Elaborasi
-
Setelah selesai mengerjakan tugas
kelompok di kelas. Maka setiap kelompok besar membentuk kelompok kecil (@kelompok
ada 6 siswa, sehingga terbagi menjadi 5 kelompok kecil) untuk berbagi/
mencurahkan hasil kerja kelompok besar tadi.
c. Konfirmasi
-
Setiap kelompok besar (diwakili
oleh ketua kelompok) mempresentasikan didepan kelas hasil dari kerja
kelompoknya dan kelompok lain dapat menanggapi / bertanya tentang hasil yang
dipresentasikan tersebut.
-
Setelah presentasi ke lima
kelompok selesai maka guru menanyakan kepada siswa “Apakah sudah paham
tentang materi yang ditugaskan tadi murud - murid?” (apabila siswa menjawab
“sudah paham” maka guru dan siswa bersama – sama menyimpulkan hasil dari
materi yang didapat pada hari itu dan apabila siswa menjawab “belum paham”
maka guru dapat menjelaskan bagiamana yang belum dipahami siswa dengan
memberikan umpan balik sehingga siswa dapat segera paham dengan materi tadi).
|
|
3.
|
Penutup
(5 menit)
|
§ Guru
memberikan tugas secara individu untuk merangkum hasil tugas kelompok dan
dikumpulkan pada pertemuan minggu depan.
§ Memberikan
penjelasan sekilas tentang tema yang akan dibahas minggu depan.
§ Mengucapkan
hamdalah dan salam.
|
V. Alat/Bahan/Sumber
Belajar
a.
Sumber
belajar :
Bambang Suteng dkk.(2007). Pendidikan kewarganegaraan untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Erlangga.
Joko Budi Santoso. (2008). Modul kewarganegaraan. Solo: Hayati.
Sri Jutmini dan Winarno. (2007). Pendidikan kewarganegaraan 2 untuk kelas XI SMA dan MA. Solo: Tiga Serangkai.
b.
Media
-
LCD Proyector
-
Laptop
c.
Alat
/Bahan
-
White board / papan tulis
-
Penghapus papan tulis
-
Spidol / snowman
-
Mic
VI. Penilaian
Hasil Belajar
1. Teknik
(ulangan tertulis)
2. Bentuk
(uraian / isian dan pilihan ganda)
3. Instrument
penilaian
a)
Uraian
a.
Sebutkan
pengertian civil society secara etimologi!
Jawab :
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………........................
b.
Jelaskan
definisi civil society menurut Lary Diamond!
Jawab :
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………........................
c.
Sebutkan
ciri-ciri civil society!
Jawab :
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………........................
d.
Sebutkan
ciri pokok masyarakat madani di Indonesia!
Jawab :
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………........................
e.
Jelaskan
proses menuju masyarakat madani!
Jawab :
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………........................
KUNCI JAWABAN SOAL URAIAN :
1.
Pengertian
tentang civil society secara etimologi : (benar skor = 20 point)
Secara etimologi civil society berasal
dari bahasa Latin civilis societos, yang berarti komunitas politik, yaitu suatu
masyarakat yang didasarkan pada hukum dan hidup beradab.
2.
Civil
Society menurut Lary Diamond : (benar skor = 20 point)
Menyatakan bahwa civil society
melingkupi kehidupan sosial terorganisasi yang terbuka, sukarela, lahir secara
mandiri, setidaknya berswadaya parsial, otonom dari negara, dan terikat pada
tatanan legal atau seperangkat nilai bersama.
3.
Ciri-ciri civil society:
(benar skor = 20 point)
a. Adanya ruang publik yang bebas (free public sphere)
b. Adanya demokrasi
c. Adanya toleransi
d. Adanya kemajemukan (pluralisme) dalam masyarakat.
e.
Adanya keadilan sosial
(social justice)
4.
Ciri pokok masyarakat
maadani di indonesia : (benar
skor = 20 point)
a. Kesukarelaan
b. Keswasembadaan
c. Kemandirian yang tinggi
terhadap Negara
d. Keterkaitan pada
nilai-nilai hukum yang disepakati bersama
5.
Proses menuju masyarakat
madani : (benar
skor = 20 point)
Masyarakat madani (civil society), merupakan wujud
masyarakat yang memiliki keteraturan hidup dalam suasana perikehidupan yang
mandiri, berkeadilan sosial, dan
sejahtera. Masyarakat madani mencerminkan tingkat kemampuan dan kemajuan
masyarakat yang tinggi untuk bersikap kritis dan partisipatif dalam menghadapi
berbagai persoalan hidup. Pedoman
Penskoran
Tiap soal dijawab benar
nilainya 20 point (5 x 20 = 100)
Non
test
Tugas Kelompok
(presentasi) dan tugas individu (rangkuman).
§ Format
Pengamatan tugas kelompok (contreng)
|
No.
|
Nama
|
Sikap
|
Keaktifan
|
Kemampuan Mengemukakan Pendapat
|
Kerja sama
|
Menghargai pendapat siswa lain
|
Total Score
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Penilaian :
Sangat baik : vvvvv (nilai 100)
Baik :
vvvv (nilai 80)
Kurang baik : vvv
(nilai 60)
Tidak baik : vv
(nilai 40)
§ Kriteria
Skor dan Pedoman Penskoran tugas individu
Skor 100 – 86 = A (apabila tugas sangat baik)
Skor
85 – 76 = B (apabila
tugas baik)
Skor
75 - 66 = C (apabila tugas kurang baik)
Skor
< 65
= D (apabila tugas tidak baik)
Pangkalan Kuras, 25 Juni 2012
Mengetahui,
Kepala
Sekolah
Guru PKn Kelas XI
…….…..……………………… …………………………….
NIP.
NIP.
FORMAT
TUGAS KELOMPOK
STUDI
KE PERPUSTAKAN SEKOLAH
Kelompok
:
Nama
anggota kelompok :
Jawablah
pertanyaan dibawah ini dengan singkat dan benar!
1.
Carilah pengertian masyarakat madani
dari beberapa ahli!
Jawab:………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
2.
Sebutkan ciri-ciri masyarakat madani!
Jawab:………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
3.
Jelaskan proses menuju masyarakat madani!
Jawab
:……………………………………………………………………………………...
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………

Tidak ada komentar:
Posting Komentar